Klik "ide judul blog" untuk membaca tulisan ide dari judul blog...

Minggu, 09 September 2012

Menghargai Perjuangan

 sumber gambar: materi-materi032.blogspot.com

Komputer saat ini digunakan sebagai alat hiburan atau untuk bermain game untuk beberapa orang. Komputer lebih dipergunakan untuk bermain game. Hal tersebut dapat dipahami karena—menurut saya—bermain game itu membuat orang ketagihan. Oleh karena itu, permasalahan saat ini adalah komputer, yang seharusnya dapat digunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat, digunakan oleh beberapa orang untuk bermain game. Oleh karena itu, dalam tulisan ini diuraikan sejarah perkembangan komputer sebagai bahan refleksi.

Dari Abakus menuju komputer Impian: HAL9000

Dalam beberapa tulisan yang membahas sejarah komputer, dikatakan bahwa abakus adalah alat hitung yang mengawali terciptanya komputer.
Foto 1.  Abakus
sumber foto: apriskacute.blogspot.com

Dengan adanya permasalahan aritmetika, orang-orang mencari solusi untuk memecahkan permasalahan tersebut. Orang-orang membuat alat untuk memecahkan permasalahan tersebut. Blaise Pascal (1623 – 1662) adalah seorang remaja berumur 18 tahun yang membuat alat hitung yang bernama Pascaline (1642) yang dibuat untuk membantu ayahnya dalam menghitung pajak. Alat tersebut terkenal dengan komponen roda putar bergeriginya yang berjumlah delapan buah. Alat ini terbatas hanya untuk melakukan penjumlahan. Namun pada tahun 1694, Gottfred Wilhem von Leibniz (1646 – 1716), matematikawan sekaligus filsuf German, mengembangkan alat tersebut dengan menambahkan fungsi perkalian. Selanjutnya pada tahun 1820, Charles Xavier Thomas de Colmar membuat kalkulator, yang dinamakan Arithometer, yang lebih kompleks dari alat sebelumnya. Alat tersebut dapat melakukan empat fungsi, yaitu: penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian.
Foto 2.  Pascaline
sumber foto: images.yourdictionary.com

Karena permasalahan aritmetika semakin kompleks, maka alat-alat yang dibuat pun semakin berkembang. Charles Babbage (1791 – 1871), seorang profesor matematikawan berkebangsawan Inggris, kemudian membuat perancangan untuk membuat sebuah alat perhitungan persamaan differensial, yang mempunyai komponen utama bernama Punch Cards. Namun, alat tersebut tidak terselesaikan—akan tetapi pada tahun 1991, alat tersebut diselesaikan. 
Perkembangan selanjutnya terjadi karena populasi di Amerika Serikat semakin meningkat. Biro Sensus Amerika Serikat memprediksikan bahwa perhitungan sensus akan membutuhkan waktu 10 tahun. Oleh karena itu, untuk mempercepat perhitungan sensus, maka pada tahun 1889, Herman Hollerith (1860 – 1929) membuat sebuah alat yang menggunakan konsep Charles Babbage: Punch Cards. Dengan alat yang dibuatnya, perhitungan sensus hanya membutuhkan waktu enam minggu. Perkembangan selanjutnya adalah penemuan alat hitung persamaan differensial oleh Vannevar Bush (1890 – 1974) pada tahun 1931.
 Foto 3.  Punch Cards
sumber foto: ncssm.edu

Penemuan-penemuan yang telah disebutkan di atas adalah penemuan alat mekanis/ alat tanpa listrik. Perkembangan selanjutnya dinamakan revolusi digital. Alat-alat untuk memecahkan permasalahan aritmetika dibuat dengan memanfaatkan listrik. Tahun 1940, John V Atanasoff dan Clifford Berry membuat proyek Atanasoff-Berry Computer (ABC). Proyek tersebut adalah proyek pembuatan komputer elektrik pertama, namun proyek tersebut tidak berlanjut dikarenakan masalah dana. Rancangan komputer tersebut didasarkan pada Aljabar Boolean, oleh George Boole (1815 – 1864). Aljabar boolean adalah bilangan yang hanya memiliki dua nilai: true or false (benar atau salah). Aljabar Boolean ini berkaitan dengan sistem bilangan biner. Bilangan biner adalah bilangan yang hanya terdiri dari dua angka: 1 dan 0. Sistem bilangan biner dinyatakan dalam bit (binary digit). Pengelompokan bilangan biner dalam komputer terdiri dari 8 angka, 1 byte = 8 bit. Bilangan biner ini dapat dikonversi ke bilangan desimal, oktal dan hexadesimal. Untuk selanjutnya, konsep biner dan boolean inilah yang digunakan sebagai dasar bagi komputer elektrik.

Perkembangan komputer elektrik dibagi menjadi empat generasi. Komputer generasi pertama yang ditandai dengan penemuan tabung hampa udara. Komputer generasi kedua yang ditandai dengan penemuan transistor. Komputer generasi ketiga dengan penemuan Integrated Circuit (IC). Komputer generasi ke empat dengan penemuan Large Scale Integration (LSI), Very Large Scale Integration (VLSI) dan Ultra Large Scale Integration (ULSI).

ENIAC

Dr. John Mauchly bersama Presper Eckert membangun sebuah komputer yang dinamakan ENIAC (ada sumber yang mengatakan pada tahun 1945-1946, ada pula yang mengatakan mulai dibuat pada 17 Mei 1943). ENIAC atau Electronic Numerical Integrator and Computer ini berukuran sangat besar, sehingga membutuhkan ruangan yang besar pula untuk menempatkannya. Bobotnya adalah 30 ton. Dalam beberapa sumber, dikatakan bahwa ENIAC terdiri dari 18.800 vacum tube, dan membutuhkan daya listrik sebesar 174 kilowatts. Dalam sumber lain, dikatakan bahwa ENIAC terdiri dari 18.000 vacum tube, dan membutuhkan daya listrik sebesar 160 kilowatts. Ada pula yang mengatakan terdiri dari 17.468 vacum tube, berat 27 ton. Selain itu, komputer yang diciptakan di generasi pertama adalah UNIVAC I yang dibuat oleh Remington Rand di tahun 1951. Satu hal yang menandai komputer generasi pertama adalah vacum tube, yang berfungsi sebagai penguat sinyal.
Foto 4.  Vacum Tube
sumber foto: artdc.com 

Transistor (Transfer Resistor)

 Foto 5.  Transistor
sumber foto: bayuwirowidodo20.wordpress.com

Transistor membuat ukuran komputer lebih kecil. Oleh karena itu, dengan ditemukannya transistor, maka era baru komputer memasuki era komputer generasi kedua dan sekaligus menjadi penanda komputer generasi ke dua.

Beberapa komputer yang telah dibuat pada generasi ke dua ini adalah Stretch, Sprey-Rand dan LARC oleh IBM (International Business Machine). Kemudian di tahun 1960-an, komputer generasi ke dua mulai diproduksi ke berbagai konsumen untuk berbagai bidang, yaitu: bisnis, pemerintahan, dan universitas.

Satu hal pula yang menandai komputer generasi ke dua ini adalah bahasa rakitan atau bahasa assembly. Orang-orang membuat bahasa assembly agar orang pada umumnya lebih dapat memahami bahasa tersebut dibanding bahasa tingkat tinggi, yaitu bahasa mesin (sistem bilangan biner), yang digunakan sebelumnya.

Chip

Perkembangan selanjutnya adalah usaha orang-orang untuk lebih memperkecil ukuran komputer. Hasilnya adalah diciptakannya sebuah komponen yang bernama chip oleh Jack Kilby pada tanggal 12 September 1958. Dengan itu, komputer memasuki era baru, yaitu komputer generasi ke tiga.
 
Foto 6.  IC-Chip Sederhana Jack Kilby
sumber foto: google (sejarah mikroprosesor.pdf) 

Chip atau Integrated Circuit (IC) adalah sebuah komponen yang didalamnya terintegrasi beberapa komponen. Hal tersebut membuat ukuran komputer menjadi lebih kecil. Beberapa komputer yang dibuat pada generasi ke tiga adalah: Apple Computer dan IBM S/360.

Komputer Generasi ke Empat

Perkembangan dari chip ini adalah orang-orang berusaha untuk lebih mengintegrasikan lagi beberapa komponen. Hasilnya adalah terciptanya LSI (Large Scale Integration), yang kemudian berkembang menjadi VLSI (Very Large Scale Integration) dan ULSI (Ultra Large Scale Integration).

Pada masa komputer generasi ke empat ini, perusahaan seperti IBM memproduksi komputer yang tidak hanya dapat digunakan di kalangan pebisnis, universitas dan pemerintah, melainkan di kalangan masyarakat umum. Komputer tersebut dikategorikan sebagai Personal Computer (PC).
Foto 7.  Personal Computer (PC)
sumber foto: fixguy.wordpress.com

HAL9000

HAL9000 adalah nama sebuah komputer dalam film 2001: A Space Odyssey, yang difilmkan dari novel karya Arthur C. Clarke. Komputer ini diberi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), yang memungkinkannya dapat melihat (menangkap data visual), bercakap-cakap dengan manusia dan belajar dari pengalaman.
 Gambar 1.  HAL9000
sumber gambar: eveonline-aghostblog.blogspot.com

HAL9000 hanyalah sebuah komputer fiktif. Namun, orang-orang berusaha untuk merealisasikannya. Usaha perealisasiannya adalah dibentuknya ICOT (Institute for new Computer Technology) di negara Jepang. Pembentukan badan tersebut bertujuan untuk membuat proyek komputer seperti HAL9000. Dalam beberapa sumber dikatakan bahwa proyek tersebut telah gagal. Dalam sumber lain, tidak disebutkan mengenai kegagalan proyek ini. Gagal atau tidak, yang jelasnya apabila komputer seperti HAL9000 tercipta, maka hal tersebut akan membawa perubahan besar terhadap kehidupan manusia, dan era komputer akan memasuki komputer generasi ke lima.

Berbagai Fungsi

Itulah tadi perjalan sejarah komputer yang panjang. Mulai dari alat hitung yang sangat sederhana ke komputer seperti yang umumnya digunakan saat ini. Mulai dari satu fungsi, yaitu untuk menghitung, ke fungsi yang sangat banyak. Komputer dapat difungsikan untuk berwirausaha, bersosialisasi, dan dapat dimanfaatkan sebagai jendela dunia. Dengan mengetahui usaha/ perjuangan orang-orang terdahulu dalam mengembangkan komputer, maka komputer yang ada haruslah dipergunakan untuk hal-hal yang lebih berguna atau hal-hal yang lebih bermanfaat untuk menghargai arti sebuah perjuangan.



Daftar Pustaka

Departemen Pendidikan Nasional. Modul 6: Sejarah Komputer. D3 TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan).
              
Google. Sejarah Mikroprosesor. http://www.google.com: Sejarah Mikroprosesor.pdf.

Physinfo.ulb.ac.be. In The Beginning (pre-computers). http://physoinfo.ulb.ac.be.

Qbonk. 2010. Sejarah Komputer. http://agussale.com.

Sejarah Komputer. Sejarah Komputer. www.sejarah-komputer.com.

Sejarah Komputer.org. Perkembangan Generasi Komputer. http://sejarahkomputer.org.

Sudirman, Ivan dan Wahono, Romi Satria. 2003. Sejarah Komputer. IlmuKomputer.Com.

Wikipedia Bahasa Indonesia.

Wikipedia Bahasa Inggris.