Klik "ide judul blog" untuk membaca tulisan ide dari judul blog...

Minggu, 17 Maret 2013

Fauna Cnidaria, Molussca, dan Arthropoda

33. Akar Bahar


Foto 33.1 Akar Bahar di antara terumbu karang
Sumber foto: http://www.reefsforum.com

Akar Bahar merupakan hewan laut yang bentuknya seperti akar tanaman. Hidupnya menempel di terumbu karang. Akar bahar mengandung radium alamiah dengan nomor atom 88. Radium ini berwarna putih, akan tetapi akan berubah warna menjadi hitam apabila teroksidasi.

Foto 33.2 Akar Bahar yang telah teroksidasi
Sumber foto: http://hiburan.kompasiana.com

Kerajaan : Animalia
Filum : Cnidaria
Kelas : Anthozoa
Ordo : Antipatharia
Famili : Antipathidae
Genus : Antipathes sp.

34. Kima Raksasa


Foto 34. Kima Raksasa di antara terumbu karang

Kima Raksasa adalah kerang jenis kima yang memiliki ukuran terbesar di jenisnya. Panjang cangkangnya dapat mencapai 1,5 meter. Kima raksasa hidup pada kedalaman 20 meter, dengan menempati habitat terumbu karang.

Klasifikasi
Kerajaan : Animalia
Filum : Mollusca
Kelas : Bivalvia
Ordo : Veneroida
Famili : Tridacnidae
Genus : Tridacna
Spesies : Tridacna gigas

35. Kima Sisik


Foto 35. Kima Sisik

Kima Sisik adalah jenis kima yang cangkangnya seperti mempunyai sisik. Panjang cangkangnya dapat tumbuh hingga 45 cm. Kima Sisik dapat ditemukan pada habitat terumbu karang yang berada pada kedalaman 15 hingga 20 meter.

Klasifikasi
Kerajaan : Animalia
Filum : Mollusca
Kelas : Bivalvia
Ordo : Veneroida
Famili : Tridacnidae
Genus : Tridacna
Spesies : Tridacna squamosa

36. Triton Terompet


Foto 36. Triton Terompet
Sumber foto: http://www.flickr.com

Triton Terompet adalah kerang yang masuk dalam kelas kerang yang menggunakan perutnya sebagai alat gerak atau kaki. Bentuk cangkangnya mengerucut. Jenis kerang ini dapat ditemukan di antara terumbu karang. Cangkang kerang Triton Terompet biasa dimanfaatkan sebagai alat musik, yaitu alat musik sejenis terompet.

Klasifikasi
Kerajaan : Animalia
Filum : Mollusca
Kelas : Gastropoda
Ordo : Neotaenioglossa
Famili : Ranellidae
Genus : Charonia
Spesies : Charonia tritonis

37. Kepala Kambing


Foto 37. Kepala Kambing
Sumber foto: http://www.underwaterkwaj.com

Kepala Kambing adalah hewan mollusca kelas gastropoda. Kepala kambing memiliki ukuran cangkang yang dapat tumbuh hingga 16 cm. Kerang jenis ini masuk dalam kategori hewan nokturnal.

Klasifikasi
Kerajaan : Animalia
Filum : Mollusca
Kelas : Gastropoda
Ordo : Neotaenioglossa
Famili : Cassidae
Genus : Cassis
Spesies : Cassis cornuta

38. Batu Laga


Foto 38. Batu Laga (cangkang)
Sumber foto: http://www.ebay.com

Batu Laga atau kerang yang masuk dalam kelas yang menggunakan perutnya sebagai alat gerak atau kaki ini memiliki cangkang yang berwarna hijau dengan bagian dalamnya berwarna perak. Namun setelah kerang ini sudah dewasa atau cangkangnya sudah mencapai ukuran 15 cm lebih, maka kerang ini akan ditutupi oleh alga dan sejenisnya, sehingga cangkangnya akan terlihat seperti tidak berwarna hijau lagi. Ukuran siput ini dapat mencapai 20 cm.

Klasifikasi
Kerajaan : Animalia
Filum : Mollusca
Kelas : Gastropoda
Ordo : Archaeogastropoda
Famili : Turbinidae
Genus : Turbo
Spesies : Turbo marmoratus

39. Susu Bundar


Foto 39. Cangkang Susu Bundar tampak samping dan tampak bawah
Sumber foto: http://www.idscaro.net

Susu Bundar atau juga yang biasa dikenal dengan nama Lola adalah kerang kelas gastropoda yang masuk dalam kategori hewan nokturnal. Susu Bundar dapat ditemukan di antara terumbu karang. Siput ini berbentuk kerucut. Dinamakan Susu Bundar karena cangkang siput ini berwarna putih susu dengan motif coklat tua kemerah-merahan.

Klasifikasi
Kerajaan : Animalia
Filum : Mollusca
Kelas : Gastropoda
Ordo : Archaeogastropoda
Famili : Trochidae
Genus : Trochus
Spesies : Trochus niloticus

40. Nautilus Berongga


Foto 40. Nautilus Berongga di dasar laut
Sumber foto: http://calphotos.berkeley.edu

Nautilus Berongga atau kerang yang bagian dalam cangkangnya berongga ini adalah hewan yang masuk dalam kategori hewan nokturnal. Nautilus Berongga dapat ditemukan di dasar laut dengan kedalaman laut 500 meter, namun akan naik ke permukaan pada malam hari. 
Panjang Nautilus berongga adalah sekitar 20 cm. Cangkangnya berwarna putih dengan pola garis berwarna coklat. Nautilus berongga juga memiliki tentakel-tentakel kecil yang berjumlah sekitar 90 buah. Mata hewan ini tidak memiliki kornea/ lensa.

Klasifikasi
Kerajaan : Animalia
Filum : Mollusca
Kelas : Cephalopoda
Ordo : Nautiloida
Famili : Nautilidae
Genus : Nautilus
Spesies : Nautilus pompilius

41. Kepiting Kelapa


Foto 41. Kepiting Kelapa di pohon kelapa

Kepiting Kelapa adalah jenis kepiting darat terbesar di dunia. Panjangnya dari ujung kaki satu ke ujung kaki satunya adalah sekitar 1 meter dengan berat sekitar 3 kilogram. Kepiting ini terdiri dari dua variasi warna. Ada yang berwarna biru keunguan, ada juga yang berwarna merah oranye. Kepiting ini dinamakan Kepiting Kelapa karena dia memakan kelapa, dan oleh karenanya dapat memanjat pohon kelapa.

Klasifikasi
Kerajaan : Animalia
Filum : Arthropoda
Kelas : Crustacea
Ordo : Decapoda
Famili : Coenobitidae
Genus : Birgus
Spesies : Birgus latro

Itulah tadi Informasi mengenai Flora dan Fauna Sulawesi Tenggara yang dilindungi oleh Undang-Undang. Semoga bermanfaat. Wassalam...


Referensi

  1. http://www.arkive.org
  2. http://animaldiversity.ummz.umich.edu
  3. http://alamendah.wordpress.com
  4. http://www.ultimateungulate.com
  5. http://www.iucnredlist.org
  6. http://omkicau.com
  7. http://www.kutilang.or.id
  8. http://www.biolib.cz/en
  9. http://wisata.kompasiana.com
  10. http://hiburan.kompasiana.com
  11. http://www.anneahira.com
  12. http://www.indonesianfauna.com
  13. http://indonesiatanahairku-indonesia.blogspot.com
  14. http://flora-faunaindonesia.blogspot.com
  15. http://klasifikasi.org
  16. http://animallabel.wordpress.com
  17. http://owt.or.id
  18. http://wulanprimatalover.blogspot.com
  19. http://giyartoyk.wordpress.com
  20. http://www.scribd.com
  21. http://blognyaibudosen.blogspot.com
  22. http://www.burung.org
  23. http://www.hoglezoo.org
  24. http://www.ecologyasia.com
  25. http://www.naturephoto-cz.com
  26. http://www.antarafoto.com
  27. http://en.academic.ru
  28. http://petros-kasenda.blogspot.com
  29. http://zalfaaqilah.wordpress.com
  30. http://trochusniloticus.blogspot.com
  31. http://www.denun.net
  32. http://sutarko.blogspot.com
  33. http://informasikehutanan.blogspot.com
  34. http://mounandar.blogspot.com
  35. http://www.plantamor.com
  36. Institut Pertanian Bogor. Gambaran Umum Taman Nasional Cendrawasih 
  37. Kamariah. 2011. Skripsi: “Analisis Morfometrik Kepala pada Beberapa Subspesies Burung Dara Laut (Laridae)”. Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan, Institut Peternakan Bogor. 
  38. Nuryanto Agus dan Solihin Duryadi Dedi. 2006. Variasi Sekuens Gen Mitokondrial Sitokrom C Oksidae I dari Siput Lola (Trochus niloticus). Purwokerto: Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA Volume 23 (1) Januari 2006. 
  39. PDF: Daftar Primata Appendiks I dan II CITES. 
  40. Ambang Wijaya. 2006. Pendugaan Ukuran Populasi dan Sebaran Macaca ochreata brunnescens, Matschie 1901 di Kawasan Hutan Lambusango, Kabupaen Buton Provinsi Sulawesi Tenggara. Indonesia: Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor. 
  41. M. Gufran H. Kordi K. 2010. A to Z Budidaya Biota Akuatik untuk Pangan, Kosmetik dan Obat-Obatan. Penerbit: Andi. Institut Pertanian Bogor.
  42. Emmy Gratiana. April 2004. Informasi Singkat Benih: Diospyros malabarica (Desr.) Kostel. Bandung: Direktorat Perbenihan Tanaman Hutan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar